![]() |
| Guruakuntansi.co.id |
Macam dan Akar Krisis Ekologi
- Kerusakan sumberdaya alam (banjir, longsor, degradasi hutan, deforestasi)
- Pencemaran lingkungan (pencemaran air, udara, sampah)
- Degradasi keanekaragaman hayati (kepunahan spesies, perubahan menjadi monokultur, kelangkaan plasma nutfah, dan meluasnya tanaman transgenik).
- Perubahan lingkungan global: pemanasan bumi dan perubahan iklim; perluasan gruu; degradasi sumber daya air tawar (fresh water)
- Populasi penduduk yang terus meningkat
- Teknologi produksi & teknologi jasa yang menjadi pemicu kerusakan dan pencemaran lingkungan
- Kemiskinan
- gaya hidup makmur (life style / consumptive)
- Pudarnya adat-istiadat yang berkaitan dengan pengelolaan lestari sumber daya alam
- Kegagalan pasar (market failure)
- Tidak ada mekanisme pasar (no market mechanism)
- Kegagalan kebijakan pembangunan (policy failures)
Dua Macam Respon terhadap Kiris Ekologi
1. Environmental Response (Ife, 1995) atau Light Green (Dobson, 1990) atau Shallow Ecology (Boockhin, 1991)
2. Green Response (Ife, 1995) atau Dark Green (Dobson, 1990) atau deep Ecology (Fox, 1990)
Paradigma
- Serangkaian asumsi, ide, pemahaman dan nilai-nilai (uumnya tidak tertulis) yang menhimpun aturan-aturan tentang:
- Apa yang relevan dan yang tidak relevan
- Apa pertanyaan yang harus diajukan dan apa yang tidak
- Apa pengetahuan yang dipandang legitimate, dan apa pengetahuan yang tidak legitimate - Pandangan terhadap dunia (world view) di mana teori, praktik, pengetahuan, ilmu, pola pikr dikonseptualisasikan
- Umumnya penerimaan aas suatu paradigma berlangsung tanpa konsesnsus yang bersifat tertulis, bahkan terkadang diadopsi tanpa sadar
Materi ini diambil pada mata kuliah Ekologi Manusia, SKPM, FEMA, IPB University sebagai bahan belajar penulis dalam menghadapi UTS.





