![]() |
| Ilustrasi mangga. (Ist) |
Ibarat.id - Mangga kalau di istilah di Sunda dapat mengandung banyak arti. Mulai dari iya, mau, boleh, mari, hingga silakan. Pernah saya diceritakan oleh Abah -sebutan saya kepada bapak- saat kecil tentang dongeng orang yang memanggul buah-buahan.
Diceritakan, ada orang yang memanggul buah, bukan orang Sunda, tapi dia sedang berada di lingkungan Sunda. Dia hanya tau kata punten dan mang yang memang sering diucapkan oleh orang Sunda dan sudah menjadi ciri khas orang Sunda.
Suatu ketika dia memanggul buah mangga. Kemudian dia lewat jalan setapak. Seperti halnya orang Sunda yang terkenal kesantunannya, orang itu meminta izin untuk lewat ketika ada orang di depannya. "Punten mang." Begitulah kira-kira. Kemudian orang yang di depan dia itu menjawab, "Mangga kang,".
Yang memanggul buah mangga itu heran. Kenapa orang tadi tau apa isi yang dibawanya itu. Dia pun tak banyak pikir, tapi masih terngiang-ngiang dalam benaknya.
Keesokan harinya dia masih sama memanggul buah mangga. Di perjalanan, ketemu lagi dengan orang kemarin. Dia kembali meminta izin untuk lewat. "Punten," ucapnya. Jawaban orang itu masih sama. "Mangga."
Di perjalanan dia bingung kenapa orang itu masih tau apa yang dibawanya. "Apa dia punya ilmu gaib kali ya?" Pikir dia.
Esoknya dia tak memanggul lagi pohon mangga. Kata majikannya, stok mangga masih ada. Kemudian orang itu diminta untuk membawakan buah melon. Seperti biasa dia memanggulnya dan melewati jalan yang sering dilaluinya.
Dia merasa yakin bahwa tebakan kali ini pasti salah. Eh ternyata benar. Ketika dia bilang "Punten mang" dijawabnya masih "mangga kang". Dari jawaban orang itu membuat orang yang memanggul melon puas.
"Hahaha.... kali ini kamu salah menebak. Ini bukan mangga, tapi melon,"
"Mangga itu saya persilakan untuk lewat. Bukan menebak apa yang dibawa. Memangnya kemarin saya menebak ya? Hehe," balasnya dengan santun.
Dari situ dia mulai tau. Ternyata istilah mangga di Sunda itu bukan hanya mengarah ke buah, tapi bisa iya, mau, boleh, mari, dan silakan. Ini baru satu kata, tapi maknanya banyak. Tergantung konteks yang dilakukannya. Beda konteks, beda juga maknanya.
Hati-hati ya kalau orang Sunda bilang mangga hehe. Eh gak perlu hati-hati sih. Hehe. Maksudnya hati-hati-hati takut salah paham. Hehe. Semoga informasi awal ini bermanfaat ya.
Mari kita lanjut. Masih membahas soal mangga, namun konteksnya sudah berubah. Kita akan bahas mangga yang sesungguhnya. Mangga yang dikenal oleh seluruh rakyat Indonesia, yaitu buah mangga.
Nah, sebelum ke mangganya. Kita coba kupas dulu buahnya.
Tau buahkan? Tentunya tau dong. Tau manfaatnya? Nah, kalau belum tau, di sini kita akan belajar bersama tentang manfaat buah.
Dilansir dari laman P2PTM Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, secara umum ada 5 manfaat dari buah bagi tubuh kita, yaitu:
- Sumber vitamin, berbagai jenis vitamin ada di buah
- Sumber air dan gizi, buah merupakan salah satu sumber air untuk tubuh dan kebutuhan gizi yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh
- Sumber antioksidan, buah merupakan salah satu sumber antioksidan alami
- Mencegah penyakit tertentu, buah-buahan merupakan salah satu cara untuk menghindarkan kita agar tidak terserang penyakit berbahaya dan berbagai penyakit lainnya
- Obat luar tubuh, buah-buahan juga dapat digunakan untuk obat luar seperti jerawat, bisul, dan sebagainya.
Sekarang, bagaimana manfaat buah mangga? Manfaat buah mangga tidak jauh dari itu. Dilansir dari Doktersehat.com ada 10 manfaat buah mangga. Berikut manfaat buah mangga bagi kesehatan.
- Mencegah jerawat
- Menyehatkan kulit
- Meredakan inflamasi pada kulit
- Mendorong terbentuknya kolagen
- Alpha Hidroxy Acid atau AHA menghilangkan sel kulit mati
- Mencegah kanker
- Bantu menambah berat badan
- Mengatasi masalah pencernaan
- Menyembuhkan anemia
- Menunda penuaan
![]() |
| Mangga Arum Manis 10.000/kg. (Ist) |
![]() |
| Mangga Arum Manis Jumbo 15.000/kg. (Ist) |







